Hai readers, kembali lagi POV Eka!
Kali ini saya ingin berbagi pengalaman mendaki Gunung Sibayak secara tektok, yaitu perjalanan mendaki dan turun gunung yang dilakukan dalam satu hari. Bagi yang belum familiar, istilah "tektok" berarti kita naik ke puncak dan turun kembali tanpa bermalam.
Gunung Sibayak ini terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Perjalanan kami dimulai dari Kota Medan sekitar pukul 12 malam. Kami sempat singgah sejenak di Penatapan Berastagi untuk beristirahat sejenak dan sambil menikmati suasana malam.
Sekitar pukul 03.30 dini hari, kami melanjutkan perjalanan menuju kawasan pendakian Gunung Sibayak. Kami pakai kendaraan pribadi roda dua.
Saat di pos registrasi, kami melanjutkan ke pintu rimba. Di sini, kami bertemu dengan petugas penjaga pos untuk melakukan proses registrasi sekaligus pengecekan perlengkapan bawaan.Nah di pos registrasi 2 barang kita akan dicek karna setiap barang bawaan yang berpotensi menjadi sampah akan dicatat dalam katalog dan pada intinya kita harus membawa kembali sampah dengan jumlah yang tidak berbeda. Jika ada yang hilang, akan dikenakan denda sebesar Rp150.000 per item. Biaya tiket masuk ke area pendakian adalah Rp20.000 per orang.
Kami mulai mendaki sekitar pukul 05.00 pagi. Saat itu masih gelap dan udara sangat dingin. Harapan kami, cuaca di puncak cerah sehingga bisa menikmati pemandangan dan lautan awan yang sering menjadi daya tarik utama Gunung Sibayak.
Namun, kondisi berkata lain ditreking pendakian kita di guyut hujan dan kabut tebal namun Kami tetap optimis melanjutkan perjalanan dengan harapan cuaca membaik di atas.
Setelah mencapai puncak kami berusaha menunggu sekitar 1-2 jam berharap kabut dan hujan pergi, tapi nyatanya tidak juga, sehingga kami memutuskan untuk turun saja untuk menghindari terkena hipotermia dan keselamtan kami.
Saat perjalanan turun, hujan dan kabut masih menemani kami hingga kembali ke titik awal. Meski cuaca kurang bersahabat, pengalaman ini tetap menyenangkan dan memberikan pelajaran berharga, terutama soal pentingnya kesiapan fisik dan mental dalam kegiatan alam terbuka.
Nah saran dariku untuk kalian yang mau merasakan sensasi naik gunung untuk pemula, maka Gunung Sibayak adslah pilihannya namun harus tetap jaga fisik, mental dan makanan.
Berikut yang aku sarankan jika kamu mau Tektok Gunung Sibayak :
-
Berangkat dini hari – Supaya bisa sampai di puncak sebelum matahari terbit dan berpeluang dapat sunrise & lautan awan.
-
Pakai jaket outdoor& jas hujan – Suhu bisa sangat dingin, terutama saat dini hari. Cuaca juga mudah berubah.
-
Siapkan logistik– Makanan dan minuman. Jangan lupa powerbank jika butuh GPS atau dokumentasi.
-
Jaga Kebersihan – Jangan sampai meninggalkan sampah di Gunung
-
Datang saat cuaca cerah – Cek prakiraan cuaca sebelum berangkat untuk menghindari pendakian yang kurang optimal.
-
Pakai sepatu yang memadai – Untuk menghindari cidera kaki.
Sampai jumpa di perjalanan selanjutnya!




.jpeg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar